Suarkalsel, Tanah Bumbu – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya menyusun dan meningkatkan standar pelayanan publik, Kamis (21/08/2025).
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat DKUMP2, Gunung Tinggi, Batulicin, dan dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, perusahaan, pelaku usaha, Satuan Pelayanan Usaha Bersama (SPUB), serta Industri Kecil Menengah (IKM).
Forum dibuka secara resmi oleh Kepala DKUMP2 Tanah Bumbu, H. Hamaluddin Tahir, yang menyampaikan pentingnya forum sebagai sarana evaluasi dan konsultasi bersama. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama, sejalan dengan visi Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.
“Hari ini kita bicara soal pelayanan yang sudah dilakukan selama ini. Kami berharap dari forum ini muncul saran dan masukan agar standar pelayanan bisa lebih maksimal, baik saat ini maupun ke depan,” ujar Hamaluddin.
Ia juga mengingatkan bahwa penyusunan standar pelayanan publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Pasal 20, yang mewajibkan setiap penyelenggara layanan untuk menetapkan standar pelayanan. Menurutnya, standar ini bertujuan memberikan kepastian layanan, meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan publik, serta membangun kepercayaan masyarakat.
Dalam forum tersebut, Hamaluddin memaparkan prinsip penyusunan standar pelayanan berdasarkan PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2014, termasuk komponen penting dalam bidang perdagangan, kemetrologian, dan perindustrian yang menjadi ruang lingkup layanan DKUMP2.
FKP kali ini juga menyoroti tindak lanjut hasil forum tahun 2024, di mana sejumlah masukan telah diterapkan dalam upaya peningkatan layanan. Beberapa perbaikan disebut telah berhasil menjawab kendala teknis maupun administratif yang selama ini dihadapi.
Menutup sambutannya, Hamaluddin berharap forum ini menjadi momentum untuk menyempurnakan layanan publik di Tanah Bumbu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencari solusi terbaik terhadap berbagai permasalahan layanan.
“Kami ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat bisa terlayani dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencari solusi terbaik terhadap berbagai kendala yang ada di lapangan,” pungkasnya.
