Suarkalsel, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna membahas Masterplan Pembangunan Balangan Park yang berlangsung di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Senin (22/1/2026).
Penyusunan masterplan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), DPRD Balangan, serta perangkat daerah terkait. Balangan Park direncanakan berlokasi di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi.
Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, masterplan menjadi pedoman penting agar pembangunan Balangan Park dapat berjalan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. Menurutnya, perencanaan yang matang diperlukan agar pengembangan kawasan tersebut memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.
Pengembangan Balangan Park diarahkan untuk menjadikan Kabupaten Balangan sebagai daerah tujuan kunjungan yang mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta pengembangan fasilitas umum.
“Kita ingin Balangan menjadi daerah yang terbuka, ramai dikunjungi, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari LPPM ULM, Beta Pramita, menjelaskan bahwa FGD berfungsi untuk menyerap berbagai masukan sekaligus mengukur kesiapan seluruh unsur terkait, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Saat ini pembahasan masih bersifat internal. Setelah seluruh aspek dinilai siap, rencana ini akan dipublikasikan dan diwujudkan bersama,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan Balangan Park dirancang berlangsung selama delapan tahun, dengan tahap awal difokuskan pada pembebasan lahan. Dari sisi konsep, kawasan tersebut mengusung tema biodiversity yang menonjolkan kekayaan alam khas Kalimantan Selatan.
“Kami mengusulkan tagline ‘Dari Balangan untuk Menjaga Dunia’ sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan,” tambahnya.
