Suarkalsel, Balangan – Penghargaan Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk apresiasi negara kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas secara terus-menerus dalam jangka waktu tertentu.
Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan, proses pengusulan penghargaan tersebut setiap tahun melibatkan jumlah ASN yang cukup besar dan membutuhkan ketelitian tinggi dalam aspek administrasi, verifikasi data, serta kesesuaian persyaratan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balangan, Sufriannor, Senin (16/2/2026) mengatakan proses pengusulan yang masih dilakukan secara manual atau semi-digital kerap menimbulkan kendala.
“Proses pengusulan yang masih dilakukan secara manual atau semi-digital menimbulkan berbagai kendala, seperti keterlambatan pengumpulan dokumen, potensi kesalahan data, duplikasi berkas, serta lamanya proses verifikasi berjenjang,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi kerja, meningkatnya beban administrasi, dan kurang optimalnya pelayanan kepegawaian.
Seiring perkembangan teknologi informasi dan tuntutan reformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Balangan melalui BKPSDM melakukan inovasi pelayanan berbasis digital yang terintegrasi. Inovasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan Web Aplikasi SI SATYA Balangan sebagai sistem informasi pengusulan Satyalancana Karya Satya yang terstruktur dan terdigitalisasi.
Inovator aplikasi, Muhammad Aminuddin, menegaskan pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Kehormatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU Nomor 20 Tahun 2009, juga Pedoman Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Kehormatan Nomor 1 Tahun 2024.
“Hadirnya Web Aplikasi SI SATYA Balangan dirancang untuk mempermudah proses pengusulan, mempercepat verifikasi, meningkatkan akurasi data, serta menciptakan sistem pelayanan kepegawaian yang modern, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap tata kelola pelayanan kepegawaian semakin efektif dan mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional dan berintegritas.
